Agustus 2016

Sabtu, 06 Agustus 2016

Review game Dying Light


Satu lagi genre game kesukaan Saya telah berhasil dirilis dan sudah tersedia untuk dibeli dan didownload yaitu Dying Light. Game yang
bergenre horor nan sadis ini mengusung karakter Zombie sebagai tantangan sang tokoh utama dalam bertahan hidup pada sebuah kota mati, yang dihuni lebih banyak Zombie dari pada manusia.
Game besutan dari salah satu pengembang game ternama yaitu Techland ini sepertinya merupakan gabungan dari game Dead Island. Pasalnya game Dead Island ini juga dikembangkan oleh produsen Techland ini. Tanpa harus menebak-nebak lagi tentang game dengan genre horor yang satu ini, berikut review tentang game yang satu ini lengkap dengan berbagai gambar screenshoot yang telah diambil.
Misi pertama adalah dilema
Dalam game Dying Light Anda akan berperan sebagai agen rahasia yang bernama Kyle Crane. Anda akan ditugaskan pertama kali pada sebuah kota yang bernama Harran. Kota ini adalah sebuah kota karantina karena adanya virus yang beredar di dalamnya, yang membuat para penghuni kota tersebut berubah menjadi Zombie. Skenario ceritanya sepertinya tidak jauh berbeda dengan game zombie yang lebih dulu terkenal yang bernama Resident Evil ya.
Di Kota tersebut Anda akan bergabung dengan organisasi yang bernama GRE. Namun, ditengah perjalanan permainan game ini, Anda berjumpa dengan beberapa penduduk kota yang selamat dan masih menjadi manusia. Anda akan dihadapkan pada sebuah dilemma untuk tetap bergabung dengan organisasi atau menyelamatkan sejumlah warga kota masih menjadi manusia tersebut. Nah, yang membuatnya menarik dan berbeda dengan game Zombie lainnya adalah, area yang tidak terlalu gelap dan musuhnya tidak hanya satu saja (Zombie) melainkan dari berbagai masyarakat kota yang masih selamat dan berkelompok.
Terdapat banyak side quest
Karena, game ini juga ada genre bebas, maka terdapat banyak side quest tambahan untuk Anda mainkan sambil menunggu misi utamanya. Side quest dalam game ini gunanya untuk memperkuat karakter Anda dan menambah kemampuan. Dalam misi side quest ini Anda tidak akan cepat bosan, karena misinya bukanlah misi murahan yang mengharuskan Anda hanya mengumpulkan item saja.
Keahlian parkour
Game ini akan menyuguhkan kepada Anda keahlian parkour dari tokoh yang Anda mainkan. Keahlian parkour ini digunakan untuk melarikan diri di tengah kota yang di kelilingi banyak Zombie. Sehingga Anda bisa melakukan parkour di atas atap rumah dan bergantungan. Dimulai dari tembok dan di dinding yang menurut Anda tidak dapat dilompati, dengan keahlian parkour dari sang tokoh semua itu akan dapat terlewati dengan mudahnya.
Berhati – hati berjalan ditengah kota
Terdapat beberapa tipe karakter zombie yang akan Anda temui ditengah kota Harran ini. Mulai dari Zombie biasa hingga zombie viral dengan kemampuan yang cukup kuat. Untuk itu, Anda harus memiliki kemampuan refleks dan senjata yang mumpuni dalam melawan zombie – zombie ini. Pasalnya, setiap Anda gagal atau mati dalam misi, maka sistem penalti akan diberlakukan. Sistem penalti disini bukanlah sistem penalty seperti pada game bola, tapi lebih kepada pengurangan jumlah point survivor yang telah kamu kumpulkan.

Untuk anda yang ingin memainkan game ini atau ingin mengetahui lebih banyak mengenai game ini. Bisa klik link di bawah 
Minimum PC system requirements Dying Light (Kebutuhan minimum Dying Light):
OS: Win 7 64
Processor: Core i5-2500 3.3GHz atau X-8320
Memory: 4 GB RAM
Video Card: GeForce GTX 560 atau Radeon HD 6870
Sound Card: DX 11
Hard Drive: 40 GB
Recommended PC system requirements Dying Light (Kebutuhan rekomendasi Dying Light):
OS:  Win 8 64
Processor: Core i5-4670K 3.4GHz atau FX-8350
Memory: 8 GB RAM
Video Card: GeForce GTX 780 atau Radeon R9 290
Sound Card:  DX 11
Hard Drive:  40 GB

Review Youtubers Life



Youtubers Life merupakan salah 1 game yang berhasil lolos dari steam greenlite dan sudah resmi dijual di
steam,kali ini saya akan melakukan review dari game ini.

Belajar menjadi Youtuber Dari Awal 
Youtubers Life akan membawa kalian untuk menjadi youtubers from zero to hero,dimulai dari sebuah kamar dengan seperangkat pc dan alat recording seadanya,dan seiring permainan kalian diharuskan membuat sebuah video youtube untuk mendapatkan subscriber dan view sebanyak-banyaknya, tentu saja kalian akan mendapatkan uang dari hasil membuat video tersebut.Dari uang tersebut kalian bisa pergunakan untuk membeli game terbaru yang nantinya bisa kalian buat video lagi atau meng-upgrade pc dan alat recording kalian supaya bisa menghasilkan video yang lebih bagus untuk bisa mendapatkan subscriber dan view yang lebih banyak.



Habiskan Uang untuk keperluan Menjadi Youtubers
kalian Bisa menghabiskan uang yang kalian punya atau dapat dari menjadi youtuber dengan mengupgrade pc atau alat recording kalian, tidak cuma itu saja kalian juga bisa mengorder secara online, console,video game,atau keperluan pribadi seperti baju,sepatu,dan sebagainya untuk meningkatkan kehidupan kalian sebagai Youtubers


Kesimpulan
youtubers Life merupakan game simulasi yang mengajarkan kita menjadi seorang youtuber yang awalnya hobi menjadi sebuah pekerjaan yang bisa menghasilkan uang,game ini mempunyai banyak fitur sehingga tidak begitu membosankan 


Bagi anda yang ingin membeli game ini bisa kelik link di bawah

Steam

Review Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4


Naruto, sebuah seri manga bertema ninja yang sudah mendunia karya Masashi Kishimoto, kembali lagi diadaptasi menjadi game fighting dengan grafis 3D cel-shading indah dan untuk pertama kalinya dirilis di console generasi kini (PS4 dan Xbox One).


Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 yang masih digarap oleh CyberConnect 2 menghadirkan gameplay fighting yang sederhana namun seru, Story Mode yang bisa mengingatkanmu dengan momen-momen bab akhir dari kisah Naruto, dan puluhan karakter yang bisa kamu coba satu per satu. Sayangnya, seluruh konten yang dihadirkan dalam Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 mungkin tidak selalu bisa memuaskanmu.


Penasaran dengan detail lebih lanjut soal game terbaru dari seri super populer ini? Langsung cek saja melalui trailer di bawah ini.


Cerita yang Familier, namun Dikemas Lebih Menarik

Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 menghadirkan beberapa mode yang bisa kamu mainkan, mulai dari Story Mode sampai Free Battle yang pastinya akan sangat sering kamu mainkan bersama teman-temanmu. Untuk bagian Story Mode, kamu akan disajikan dengan suguhan cerita dalam seri Naruto di bagian bab akhir, lebih tepatnya di akhir Fourth Shinobi World War saat Naruto dan kawan-kawan berhadapan dengan Obito dan Madara.
Untuk urusan cerita, kamu tetap akan menikmati cerita yang sama dari seri manga/anime Naruto (dan Naruto Shippuden), namun tentunya dengan pengurangan beberapa detail kecil di sana-sini yang entah mengapa membuat saya jauh lebih menikmati cerita yang ada. Untuk yang tidak mengikuti cerita Naruto, pastinya kamu akan kebingungan dengan cerita yang ada. Itu bisa dibilang wajar karena saya rasa game ini didesain seratus persen untuk penggemar seri Naruto.
 Cerita dalam Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 digambarkan dalam bentuk cutscene yang panjang. Maksud saya panjang adalah berdurasi 7-30 menit per bab.Cutscene yang panjang ini sayangnya tidak semuanya bisa dinikmati dengan menyenangkan. Ini dikarenakan sebagian besar cutscene yang diperlihatkan berbentuk potongan gambar diam dari episode anime Naruto Shippuden yang ditemani suara para karakter dan sedikit efek visual.
Namun setelah gambar diam tersebut selesai, adegan juga kadang berubah menjadi sebuahcutscene dengan menggunakan grafis 3D in-game yang terlihat jauh lebih menyenangkan untuk dilihat. Hal ini juga semakin bisa dilihat begitu kamu menyentuh bab akhir di Story Mode. Andaikan CyberConnect 2 memutuskan mengubah seluruh cutscene menggunakan grafis 3D in-game, rasanya Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 bisa memberikan pengalaman Naruto yang jauh lebih membekas.

Banyak Fitur  Yang Sederhana

Karena Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 adalah sebuah game fighting, tentunya pertarungan antar ninja menjadi hal utama yang akan kamu temukan dalam game ini.Gameplay yang dihadirkan Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 bisa dibilang sangat sederhana, bahkan mungkin masuk kategori game fighting kasual. Saya jamin orang tanpa pengalaman memainkan game fighting sama sekali juga mampu bermain dengan mudah.
Kombinasi serangan yang bisa kamu lakukan dalam pertarungan, sekali lagi saya sebutkan, sangat sederhana. Serangan kombinasi dengan animasi dan efek yang luar biasa bisa diluncurkan dengan cukup menekan tombol lingkaran saja. Untuk melancarkan jutsu, kamu cukup menekan dua kombinasi tombol secara berurutan dan kamu akan melihat animasi serangan super keren dari karakter favoritmu.
Tentunya, gameplay fighting yang disajikan tidak sepenuhnya tanpa ada kedalaman. Kamu bisa menggunakan berbagai taktik mulai dari menggunakan Kawarimi no Jutsu untuk menghindar dan melakukan serangan balik atau menggunakan battle item yang bisa dikeluarkan saat pertempuran berlangsung. Selain itu, ada juga sistem dalam permainan seperti Armor Break dan juga Awakening Mode yang mampu mengubah laju permainan. Yang jelas, kamu tidak perlu usaha besar untuk menjadi jago dalam game ini.
Untuk pertama kalinya juga dalam seri Ultimate Ninja Storm, kamu bisa bertarung secara tim dan kamu bisa bertukar karakter saat pertarungan berlangsung. Pilihan karakter dalam timmu tepat dan kondisi yang dibutuhkan sudah terpenuhi, maka kamu juga bisa melancarkan jutsukombinasi yang mematikan bersama anggota timmu.

Kesimpulan

Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 memang sebuah game yang saya rasa mampu memanjakan penggemar seri Naruto dengan presentasi visualnya yang sangat indah, animasi super keren, serta penuturan ceritanya yang lebih nyaman. Meski demikian, konten yang sedikit serta gameplay yang terlalu mudah mungkin akan membuat gamer yang bukan penggemar Naruto tidak tertarik untuk mencobanya.
Untuk pembelian game  NARUTO SHIPPUDEN: Ultimate Ninja STORM 4      bisa clik link di bawah

Pokemon GO Resmi Rilis Di Indonesia



Pokemonn GO hadir di beberapa negara ketika awal peluncurannya pada bulan Juli lalu termasuk Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, yang kemudian di disusul negara-negara di Eropa dan Amerika Latin. Setelah lama dinanti-nanti oleh penggemar di Indonesia, akhirnya Niantic menggulirkan Pokemon GO di Indonesia yang sudah bisa di unduh di Play Store maupun App Store. Selain Indonesia, Pokemon GO juga hadir di beberapa negara Asia dan Oceania, termasuk Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Taiwan, Papua Nugini, Fiji, Kepulauan Solomon, Federasi Mikronesia, and Palau. Sebelum resmi hadir di Indonesia, para penggemar Pokemon GO di Indonesia menggunakan aplikasi yang disediakan oleh situs tertentu dalam bentuk .APK untuk Android dan .IPA untuk perangkat iOS, sehingga dapat memainkan game tersebut meski belum dirilis secara resmi di Indonesia.
Tentunya dengan rilisnya Pokemon GO di Indonesia akan semakin menambah jumlah peminat game ini, meskipun akhir-akhir ini dilaporkan banyak Trainer Pokemon yang mulai meninggalkan game ini. Pada update aplikasi terakhir, Niantic menghilangkan beberapa fitur penting, seperti jejak telapak kaki, fitur Battery Saver di iOS, dan lain-lain.

Parahnya lagi, pada aplikasi versi terakhir memiliki bug yang dilaporkan beberapa pengguna, di mana mereka kesulitan menangkap Pokemon meski level Pokemon rendah, dan itu diakui Niantic sebagai sebuah bug, di mana mereka berjanji untuk memperbaiki masalah tersebut dalam waktu dekat. Bagi Anda yang ingin mengunguh dan menginstal versi official Indonesia bisa langsung menuju Play Store untuk perangkat Android atau iTunes App Store untuk perangkat iOS. Perlu diketahui bahwa persyaratan minimum untuk memainkan game ini perangkat harus menjalankan minimal OS Android 4.4 KitKat atau lebih tinggi dan iOS 8 atau lebih tinggi.

Bagi yang mau download bisa klik link yang ada di bawah
Android Play Store
IOS App Store